WARTATERA.COM

Kominfo Bangun Jaringan Telekomunikasi di 83.218 desa Hingga 2023

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika RI Bidang Hukum, Prof Henri Subiakto, mengatakan, Kementerian Kominfo hingga 2023 nanti akan melakukan kegiatan pemerataan jaringan telekomunikasi sebanyak 83.218 desa atau kelurahan di seluruh Indonesia.

Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya itu menyebut, masih ada 12.548 ribu desa yang belum bisa mengakses internet, beberapa di antaranya ada di daerah Kalimantan Barat.

Henri menyampaikan hal ini saat menjadi narasumber dalam Seminar Merajut Nusantara secara daring yang diselenggarakan oleh BAKTI Kominfo berkerja sama dengan Komisi I DPR RI, Kamis (1/4/2021).

“Sekarang sudah ada 196,71 juta pengguna internet di Indonesia, dengan perbandingan penduduk yang ada yaitu 275 juta. Tentu saja ini mengakibatkan perubahan yang positif seperti kegiatan mengakses pendidikan dan jual beli online,” kata Henri.

Ia menjelaskan, pandemi Covid-19 berdampak pada kehidupan masayarakat di Indonesia, yaitu salah satunya meningkatkan penggunaan akses internet seperti pemanfaatan aplikasi online naik menjadi 443 persen, ritel online sebesar 400 persen, serta aplikasi Ruang Guru sebesar 46 persen. Hal ini menunjukkan transformasi digital berjalan lebih cepat.

“Ketika negara lain, khususnya ASEAN menunjukkan penurunan perekonomian ketika pandemi, sebaliknya di Indonesia menunjukkan prestasi peningkatan perekonomian di bidang ekonomi digital sebesar 40 persen. Adapun aplikasi digital tersebut seperti Gojek, Tokopedia, dan lain-lain,” ujarnya.

Selama pandemi, kata Henri, masyarakat juga banyak yang menggunakan pembayaran secara online melalui e-money, seperti OVO, Dana, dan lain-lain. Beberapa riset menunjukkan bahwa pasar fisik cenderung menurun dibandingkan pasar online yang naik.

“Hal inilah tantangan yang harus kita jalani yang dikarenakan perubahan masyarakat ekonomi.

Bisnis online pada tahun 2025 diperkirakan meningkat sebesar 3,7 kali lipat, hal ini berdasarkan catatan Facebook dan bncompany. Sebesar 40 persen ekonomi sekarang akan tumbuh 3,7 kali lipat,” ungkap dia.

Meski begitu, kata dia, ada juga dampak negatif dari peningkatan tersebut, yaitu munculnya penjahat-penjahat siber digital, seperti pengambilan hak akun media sosial secara ilegal, pencurian uang, penipuan, dan penyebaran berita hoaks. Adapun tingkat kejahatan ini meningkat sebesar 5 persen dibandingkan pada 2018 dan 2019.

“Transformasi digital menuntut para pengguna untuk kritis, kreatif, fleksibel, terampil, memiliki kekuatan digital yang kuat dan baik sehingga dapat memahami dan beradaptasi dengan dunia yang terus berubah secara cepat. Yang tidak siap akan terpinggirkan, karena persaingan membutuhkan kemampuan yang cerdas,” jelas Henri.

Dia meyakini, dalam sepuluh tahun ke depan akan terjadi disrupsi, di mana banyak pekerjaan yang digantikan oleh mesin/teknologi. Maka dari itu manusia harus mampu cepat beradaptasi supaya tidak tersingkirkan.

Menurut Henri, bisnis online merupakan salah satu cara untuk tidak tersingkirkan dengan teknologi. Bisnis kreatif berbasis TIK memiliki banyak manfaat, di antaranya tidak perlu memiliki lapak/toko, tidak harus memiliki karyawan, tampilan foto di media sosial menjadi acuan, faktor jarak tidak menjadi hambatan, dan jangkauan pasar lebih luas bahkan mendunia.

Adapun narasumber berikutnya, yaitu Joko Setiyanto selaku Ketua Umum Asparindo (Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia) menyampaikan, mengatakan, pihaknya telah mengembangkan Pusat Digitalisasi Pasar Rakyat, Asparindro Grosir, Bank Pasar Digital, Koperasi Digital, Asparindo News & TV, dan lain-lain.

Sebagai salah satu wujud digitalisasi pasar rakyat terdapat beberapa program yang telah berjalan, seperti digital payment, yaitu PasPay (metode pembayaran pelanggan seperti pembayaran kartu, transfer akun, e-wallet & QR code), Kios Asparindo, dan Pos Pasar.

Ia menyebutkan, program peningkatan pendapatan pedagang dan pengelola pasar yaitu yang pertama Asparindro grosir, merupakan platform e-commerce yang mewadahi untuk para pedagang di pasar untuk berjualan di aplikasi tersebut. Kedua, Kios Asparindo memuat pembayaran/pembelian pulsa HP, paket data internet, token listrik, tagihan telepon, tagihan listrik, tagihan PAM, dan tagihan BPJS.

“Ketiga yaitu Pos Pasar, adalah mesin transaksi untuk melakukan pembayaran ole para pembeli di pasar induk. Ada juga CMS AutoDebet, adalah sebuah pembayaran retribusi dalam bentuk otomatis yang didebet langsung melalui rekening bank yang didaftarkan oleh pedagang kepada pengelola pasar. Sistem ini dilakukan oleh Perumda Pasar Jaya DKI Jakarta,” katanya.

“Kelima, CMS Tape Pasar adalah sebuah pembayaran retribusi dalam bentuk kartu elektonik yang ditaping melalui mesin. Adapun Point Of Sale (POS) yaitu database transaksi jual beli pedagang pasar.
Menurutnya,” kata dia.

Sementara, anggota Komisi I DPR RI, Krisantus Kurniawan, mengatakan, teknologi informasi dan komunikasi kini menjadi kebutuhan yang sangat vital bagi seluruh masyarakat. Berdasarkan UUD 1945 Pasal 33, mengatakan bahwa bumi, air, udara, serta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

“TIK sudah sama levelnya dengan apa yang dikatakan oleh UU tersebut karena sangat memperngaruhi seluruh sisi kehidupan yang ada di negara kita ini,” kata Henri.

Dia menulai, TIK memiliki banyak manfaat bagi kehidupan, yaitu segala kegiatan bisa dikerjakan dari rumah, contohnya berbelanja, pesan tiket, pesan transportasi, pesan hotel, dan lain-lain. Dengan adanya jaringan yang tersedia semua akses internet akan menjadi mudah dan menjadi cepat.

Adapun TIK memiliki manfaat positif dan juga manfaat negatif, contoh manfaat positifnya yaitu berkomunikasi dapat menjadi cepat dan mudah, mempermudah mendapatkan informasi tanpa batas, mempersingkat waktu dan memangkas biaya.

“Serta proses perdagangan dilakukan secara digital, transaksi perbankan secara online, dan membuat kegiatan pembelajaran semakin menarik,” paparnya.

RIBUAN KONTRAKTOR BAKAL BEREBUT MEGA PROYEK IBU KOTA BARU

Ayomi

MEGA PROYEK KERETA CEPAT JAK-BAN DIHENTIKAN

Ayomi

Komisi I DPR Dorong BAKTI Kominfo Terus Bangun Infrastruktur teknologi, Informasi dan Komunikasi

Ilman

BENARKAH IBU KOTA BARU AKAN SEGERA DIBANGUN AKHIR 2020 ?

Ayomi

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda setuju dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika Anda mau. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy