WARTATERA.COM

Komisi I DPR Dorong BAKTI Kominfo Terus Bangun Infrastruktur teknologi, Informasi dan Komunikasi

Anggota Komisi I DPR RI, Imran Amin

Wartatera.com, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI, Imran Amin, mendorong BAKTI Kominfo untuk terus melakukan pembangunan infrastruktur teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) di Indonesia yang disebut wilayah 3T. Ia juga mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan TIK sebagai sarana edukasi, bisnis dan kegiatan positif lainnya.

Hal itu diungkapkan Imran Amin saat menjadi narasumber dalam Seminar Merajut Nusantara secara daring yang diselenggarakan oleh BAKTI Kominfo berkerja sama dengan Komisi I DPR RI, Senin (29/3/2021).

“Ketiga, memberdayakan masyarakat agar dapat menggunakan dan memilih informasi yang dibutuhkan bermanfaat. Dan yang terakhir yaitu mendorong dan memotivasi orang agar masyarakat Indonesia mampu untuk menjadi pelaku industri start-up dan ekonomi digital demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang ekonomi,” kata Imran.

Ia mengatakan, dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi harus dengan cara bijaksana. Karena, menurutnya, pada zaman saat ini tentunya anak-anak sudah mengetahui cara membuka YouTube dan media sosial lainnya.

“Tentunya pengawasan orang tua terhadap anak harus lebih ditingkatkan kembali. Jangan sampai anak kita membuka konten-konten yang sifatnya pornografi. Kami juga berharap Menkominfo dan juga Polri untuk membantu pengawasan dan sosialisasi apa yang bisa di-share ke dunia maya,” ujarnya.

Imran mencontohkan, di daerah Madura sudah ada beberapa media sosial yang menayangkan produk atau destinasi wisata daerah. Namun, karena terkendala dengan jarangnya akses internet dan beberapa daerah yang masih juga belum dapat sama sekali akses/jaringan komunikasi, maka promosi produk/destinasi wisata tersebut menjadi kurang terlihat oleh masyarakat di daerah lain.

“Maka dari itu saya memohon kepada BAKTI dan juga Kominfo untuk terus mampu mengawasi konten-konten yang ada di sosial media, dan dapat memperbaiki konektivitas antara roda transformasi untuk mengimbangi pembangunan infrastuktur fisik,” katanya

Sementara narasumber lainnya, Gun Gun Siswadi, selaku akademisi Universitas Esa Unggul Jakarta mengatakan, saat ini Indonesia sudah berkembang ke digitalisasi. Menurutnya, perkembangan tersebut harus didukung dengan pembangunan infrastruktur.

“Maka dari itu pemerintah dengan persetujuan DPR RI telah membangun Palapa Ring. Palapa Ring adalah tulang punggung ekonomi digital Indonesia yang telah menghubungkan 514 kabupaten/kota di Indonesia dengan menyediakan akses internet berkecepatan tinggi kepada masyarakat,” ujarnya.

Dengan hadirnya Palapa Ring, kata Gun Gun, masyarakat daerah Terluar, Terdepan, Tertinggal (3T) sudah bisa menikmati akses internet sama baiknya dengan masyarakat di luar 3T.

“Akibat adanya Palapa Ring tersebut di samping memudahkan akses internet oleh masyarakat juga mengakibatkan pertambahan pengguna internet yang mencapai 196,71 juta jiwa atau dengan angka presentase sebesar 73,7 persen penduduk Indonesia,” jelasnya.

Gun Gun menilai, saat ini semua aspek kehidupan sudah bertransformasi ke digitalisasi dari mulai kegiatan berbelanja, belajar, bertani, sosial, transportasi kuliner kesehatan, dan lainnya.

Terdapat empat alasan beberapa orang untuk bertransformasi ke bisnis online, yaitu pertama menjangkau pasar yang luas, di mana semua orang di seluruh Indonesia bahkan dunia dapat mengakses produk dan melakukan transaksi secara online.

Kedua, memangkas biaya, di mana banyak jenis pengeluaran seperti sewa tempat yang tidak diperlukan lagi. Ketiga, tidak harus ada lokasi, di mana bebas melakukan lokasi bisnis karena transaksi menggunakan internet. Keempat, potensi pendapatan yang tidak terbatas.

Gun Gun menyebutkan, tips dan trik jualan daring yakni pertama memiliki persiapan dasar, di antaranya dapat memanfatkan perangkat dan fitur teknologi, kedua harus memiliki produk (produk dapat milik sendiri, re-seller, atau dropshipper)

“Yang kedua adalah pemilihan platform e-commerce produk kita harus kita targetkan siapa sasarannya dan kita harus paham perilaku konsumen dalam pemilihan sosial media yang mereka gunakan,” paparnya.

RIBUAN KONTRAKTOR BAKAL BEREBUT MEGA PROYEK IBU KOTA BARU

Ayomi

MEGA PROYEK KERETA CEPAT JAK-BAN DIHENTIKAN

Ayomi

Kominfo Bangun Jaringan Telekomunikasi di 83.218 desa Hingga 2023

Ilman

BENARKAH IBU KOTA BARU AKAN SEGERA DIBANGUN AKHIR 2020 ?

Ayomi

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda setuju dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika Anda mau. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy